Korporatisasi Via SPAC

SPAC – Special Purpose Acqusition Company – Investasi baru yang diminati di Pasar Modal Global saat ini.

SPAC adalah perusahaan publik yang dibentuk untuk menghimpun modal melalui IPO, dengan tujuan untuk mengakuisisi perusahaan dan kemudian menjadikannya perusahaan publik (mirip back-door listing). Jadi dapat dikatakan pendirian sebuah SPAC sebenarnya dilakukan untuk tujuan akuisisi semata. SPAC adalah perusahaan cheque kosong (blank cheque) dan cangkang (shell company). Dikatakan perusahaan cheque kosong karena investor yang membeli saham SPAC, biasanya tidak mengetahui jenis bisnis apa yang ada pada SPAC – karena tergantung target perusahaan yang dibidiknya. Perusahaan cangkang karena SPAC secara alami tidak memiliki operasi komersial saat diluncurkan.

Ketika IPO, SPAC mengumpulkan uang dari investor ritel, investor institusi, dan sponsor SPAC. Sponsor SPAC dan investor IPO akan menjadi pemilik bagian dari perusahaan yang diakuisisi. Kepemilikan investor di perusahaan gabungan tergantung pada Nilai perusahaan target dan ukuran akusisi yang dilakukan SPAC. Sponsor SPAC adalah pendiri SPAC. Mereka melakukan investasi awal di perusahaan SPAC sebelum menjual idenya kepada investor lain sehingga mereka dapat memasukkan lebih banyak uang dalam proyek tersebut. Sponsor sering kali memiliki 20 persen saham setelah IPO, yang berarti mereka memiliki kepemilikan yang signifikan di perusahaan swasta yang nantinya akan bergabung dengan perusahaan SPAC.

Sponsor SPAC biasanya adalah eksekutif bisnis atau pengelola dana yang sangat berpengalaman. Michael Klein, Chamath Palihapitiya, dan Bill Foley telah dikenal sebagai investor kakap. Semakin banyak kesepakatan yang diselesaikan oleh sponsor SPAC, semakin percaya diri para calon investor-nya. Sponsor dilarang mengidentifikasi perusahaan swasta yang akan diakuisisi sebelum meluncurkan SPAC.

Para investor ini berharap sponsor SPAC mampu mengidentifikasi bisnis yang bagus untuk diakuisisi sehingga investasi tersebut dapat menghasilkan keuntungan yang baik di masa mendatang. Sponsor SPAC sering kali bertujuan untuk melakukan akuisisi di industri yang paling mereka pahami atau yakini memiliki prospek cerah.

Ketika target perusahaan adalah perusahaan besar, dan SPAC membutuhkan modal tambahan. SPAC dapat mengandeng PIPE (private investor in public equity). PIPE semacam kumpulan investor institusional. Jadi SPAC harus mendapat kesepakatan dengan PIPE jika perlu mengumpulkan modal tambahan untuk menutup transaksi merger dengan perusahaan target. Kesepakatan dengan PIPE diperlukan karena biaya mengakuisisi perusahaan target melebihi dana yang SPAC yang tersimpan di wali amanat. Menurut aturan SEC, SPAC dapat mengabungkan diri dengan target perusahaan Ketika nilai pasar wajar target perusahaannya minimal 80 persen dari dana yang terkumpul (dana terkumpul pada wali amanat).

Setelah perusahaan target diidentifikasi untuk akuisisi, proses De-SPAC dimulai. Proses De-SPAC mirip dengan merger perusahaan publik. Menurut SEC, SPAC bertindak sebagai pembeli dalam kasus transaksi ini. Proses De-SPAC dapat memakan waktu antara 3 dan 5 bulan – bandingkan dengan proses traditional IPO. Jadi SPAC adalah kendaraan yang sangat fleksibel dan dinamis untuk meningkatkan modal dan mengambil perusahaan.

Pernah mendengar Tokopedia yang akan go-public lewat jalur SPAC. SPAC yang akan merger dengan Tokopedia adalah Bridgetown SPAC, yang disponsori oleh miliarder Richard Li dan Peter Thiel. Bridgetown SPAC melakukan IPO SPAC pada Oktober 2020 dan mengumpulkan $ 595 juta. Bahkan baru-baru ini, Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), mendirikan Provident SPAC, dan mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Nasdaq, AS pada tanggal 8 January 2021. SPAC ini didirikan berdasarkan hukum Cayman Islands, dengan menargetkan perusahaan konsumer. Beberapa anchor investor terdiri dari WF Asian Reconnaissance Fund Limited (Ward Ferry) dan tentu PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Nah…perlukah ekosistem wakaf melakukan korporatisasi menggunakan SPAC?

Sumber: Iwan Budhiarta
Capital Market & Securities Analyst (CMSA-CFI)
Certified Business Analyst (CBAP-IIBA)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close